<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
>

<channel>
	<title>Prevention Indonesia</title>
	<atom:link href="http://www.preventionindonesia.com/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.preventionindonesia.com/</link>
	<description>Prevention Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 02:27:55 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<item>
		<title>Kembalikan Kilau dan Kesuburan Rambut </title>
		<link>http://www.preventionindonesia.com//article/kembalikan-kilau-dan-kesuburan-rambut</link>
		<comments>Kembalikan Kilau dan Kesuburan Rambut </comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2012 16:28:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Prevention Indonesia</dc:creator>
		<category><![CDATA[]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.preventionindonesia.com//article/kembalikan-kilau-dan-kesuburan-rambut</guid>

		<description><![CDATA[Bukti bahwa rambut indah tak hanya bisa dimiliki orang berusia 20-an.


]]></description>

	
		<content:encoded><![CDATA[<strong>Bukti bahwa rambut indah tak hanya bisa dimiliki orang berusia 20-an.<br />
</strong><br />
<br />
<!--more--><br />
<table border="2" height="91" width="312" align="right"> <tbody><br />
<tr><br />
<td><br />
<p style="text-align: center"><img src="http://paseban.gramediamajalah.com/ngatimin3/files/article/photo/66843_women%20with%20long%20hair_stockxpertcom_id39188441.jpg" border="0" /></p><br />
</td><br />
</tr><br />
<tr align="center"><br />
<td> <strong>Foto: Stockxpert</strong></td><br />
</tr><br />
</tbody></table><br />
Anggapan rambut kuat dan indah hanya dimiliki saat usia muda seringkali telah mendarah daging. Kondisi rambut yang kusam dan rontok bisa jadi diterima sebagai bagian dari nasib begitu usia menginjak dekade 30-an ke atas. Padahal tahukah, hal ini ternyata bisa dicegah.<br />
<br />
Dalam perjalanan usia, ada beberapa hal yang memang berpengaruh pada kondisi rambut. Misalnya saja saat kita hamil. Lonjakan hormon membuat rambut yang rontok secara teratur, jadi tidak rontok. Barulah sekitar 7 bulan setelah melahirkan, kala hormon kembali normal, kita jadi kehilangan lebih banyak rambut. Selain itu, konsumsi pil kontrasepsi jenis tertentu juga bisa berpengaruh pada kondisi rambut. Demikian menurut The American Hair Loss Association.<br />
<br />
Lantas, apa yang perlu dilakukan agar rambut tak menipis? Kucinya ternyata terletak pada ritual harian kita.<br />
<br />
<strong><font color="#ff0000">Pilih Sampo yang Tepat, Sesuai Jenis Rambut</font><br />
</strong><br />
<br />
“Hindari mencuci rambut setiap hari karena hal ini bisa membuat rambut dan kulit kepala menjadi kering,” kata Rodney Groves, penata rambut di New York. Keramaslah 2-3 kali seminggu.<br />
<br />
“Selain itu, hindari menyisir rambut yang masih basah. Hal ini bisa membuat rambut jadi lebih mudah patah,” anjur Philip Kingsley, Ph.D., seorang ahli masalah rambut dan kulit kepala di London. Sementara itu, Eliut Rivera, pemilik Salon Eliut Rivera di New York City. menyarankan kita memilih sampo dan kondisioner yang mengandung silicon sehingga bisa melindungi kutikula rambut.<br />
<br />
<strong><font color="#ff0000">Gunakan Jemari Sewaktu Merapikan Rambut di Bawah <em>Hair Dryer</em></font><br />
</strong><br />
<br />
Setelah rambut menjadi lebih mudah diatur, barulah kita bisa memakai sisir atau sikat rambut. Tutup ritual <em>blow-dry</em> dengan menyemprotkan air dingin, agar kutikula rambut bisa terlindungi dan rambut bisa berkilau indah.<br />
<br />
<strong><font color="#ff0000">Perhatikan Menu Makanan Harian</font><br />
</strong><br />
<br />
“Rambut kita tumbuh sekitar 1 cm setiap bulannya. Yang bisa membuat kondisinya selalu kuat adalah nutrisi yang cukup, yang bersumber pada apa yang kita makan,” begitu terang Dawn Jackson Blatner, RD, ahli nutrisi dari Chicago. “Jika kita menyantap makanan yang sehat, otomatis rambut juga akan selalu berada dalam kondisi yang sehat.”<br />
<br />
<strong><font color="#ff0000">Hindari Terlalu Sering Menyikat Rambut</font><br />
</strong><br />
<br />
Mitos menyikat rambut 100 kali sebelum tidur malah bisa membuat rambut kita mudah rusak dan kering, kata Robert Hallowell, penata rambut selebriti di South Pasadena, California. <strong>(Irene J. Meiske/Grace Natali)</strong><br />
<br />
<strong>Baca juga:</strong><br />
<br />
<a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/rawat-rambut-dengan-hair-spray&amp;channel=pilihan" title="Rawat Rambut dengan Hairspray" target="_blank"><strong><font color="#ff6600">Rawat Rambut dengan Hairspray</font></strong></a><br />
<br />
<a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/trik-cerdik-agar-rambut-indah&amp;channel=pilihan" title="Trik Cerdik agar Rambut Indah" target="_blank"><font color="#ff6600"><strong>Trik Cerdik Agar Rambut Indah</strong></font></a><br />
<br />
<a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/pilih-produk-perawatan-rambut-alami&amp;channel=pilihan" title="Pilih Produk Perawatan Rambut Alami" target="_blank"><font color="#ff6600"><strong>Pilih Produk Perawatan Rambut Alami</strong></font></a><br />
<br />
<a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/punya-rambut-indah-itu-mudah&amp;channel=pilihan" title="Punya Rambut Indah Itu Mudah!" target="_blank"><font color="#ff6600"><strong>Punya Rambut Indah Itu Mudah!</strong></font></a><br />
<br />
<a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/temukan-solusi-untuk-rambut-tidak-sehat&amp;channel=pilihan" title="Temukan Solusi untuk Rambut Tidak Sehat" target="_blank"><font color="#ff6600"><strong>Temukan Solusi untuk Rambut Tidak Sehat</strong></font></a><br />
<br />
<input id="gwProxy" type="hidden" /><!--Session data--><br />
<input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden" />]]></content:encoded>
	

		<wfw:commentRss>http://www.preventionindonesia.com//article/kembalikan-kilau-dan-kesuburan-rambut</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>

	</item>
	<item>
		<title>Pinggang Ramping, Jantung pun Sehat</title>
		<link>http://www.preventionindonesia.com//article/pinggang-ramping-jantung-pun-sehat</link>
		<comments>Pinggang Ramping, Jantung pun Sehat</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2012 15:32:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Prevention Indonesia</dc:creator>
		<category><![CDATA[]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.preventionindonesia.com//article/pinggang-ramping-jantung-pun-sehat</guid>

		<description><![CDATA[Inilah saatnya untuk mengganti karbohidrat “jahat” dengan yang “baik”.


]]></description>

	
		<content:encoded><![CDATA[<strong>Inilah saatnya untuk mengganti karbohidrat “jahat” dengan yang “baik”.<br />
</strong><br />
<br />
<!--more--><br />
<table border="2" height="106" width="363" align="right"> <tbody><br />
<tr><br />
<td><br />
<p style="text-align: center"><img src="http://paseban.gramediamajalah.com/ngatimin3/files/article/photo/66842_57305390-Stockbyte_2.jpg" border="0" /></p><br />
</td><br />
</tr><br />
<tr><br />
<td> <strong>Foto: Thinkstock</strong></td><br />
</tr><br />
</tbody></table><br />
Coba ingat-ingat apa yang sering kita jadikan menu camilan andalan. <em>Hmm</em>, jangan-jangan yang pertama kali terlintas dalam pikiran adalah keripik singkong, donat bertabur gula, atau bahkan kentang goreng. Kalau sudah begini, kita layak berhati-hati. Sebab, penelitian menunjukkan kebiasaan memberikan tubuh karbohidrat olahan selain bisa membuat program diet terancam hancur berantakan, juga bisa meningkatkan risiko penyakit jantung.<br />
<br />
Penemuan dari Nurses’ Health Study membuktikan bahwa memberikan tubuh dengan asupan karbohidrat olahan bisa meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, terutama bagi kita wanita yang sudah mengalami menopause. Penelitian ini dilakukan oleh Harvard dengan melibatkan 280 perawat wanita berusia 45-70 tahun.<br />
<br />
Saat meneliti sampel darah partisipan, peneliti menemukan bahwa partisipan dengan <em>glycemic load</em> atau beban glikemik tertinggi (sebuah pengukuran mengenai asupan karbohidrat dan kemampuannya untuk menaikkan gula darah serta insulin) memiliki kolesterol HDL 10% lebih rendah. Padahal HDL merupakan kolesterol baik yang bisa membantu melawan penyakit jantung serta membuat pembuluh darah tidak tersumbat. Lebih dari itu, level trigliserida mereka 76% lebih tinggi. Tak heran hal ini bisa meningkatkan risiko penyakit jantung secara signifikan.<br />
<br />
Satu-satunya jalan terbaik untuk mengontrol berat badan dan berbaik hati pada jantung adalah dengan meningkatkan kualitas karbohidrat yang kita konsumsi. “Hal ini jauh lebih baik dibanding hanya mengganti lemak dengan karbohidrat. Selain itu, kombinasikan juga camilan berkarbohidrat baik dengan lemak baik seperti minyak zaitun, ikan, dan kacang,” papar Simin Liu, MD, assistant professor di bidang kedokteran dari Harvard Medical School.<br />
<br />
Jadi, ketimbang menghabiskan waktu ngemil dengan camilan bermuatan karbohidrat olahan seperti biskuit, kentang goreng, wafer vanilla, dan singkong keju, gantilah dengan pilihan yang jauh lebih baik. Cobalah mengonsumsi biskuit <em>oatmeal</em>, setengah roti gandum dengan selai kacang, kue pisang, atau 2 sendok makan kacang.<br />
<br />
Selamat ngemil dan dapatkan lingkar pinggang yang diinginkan beserta bonus jantung sehat. <strong>(Grace Natali)</strong><br />
<br />
<strong>Baca juga:</strong><br />
<br />
<a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/camilancamilan-menyehatkan&amp;channel=pilihan" title="Camilan-Camilan Menyehatkan" target="_blank"><strong><font color="#0000ff">Camilan-Camilan Menyehatkan</font></strong></a><br />
<br />
<a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/obesitas--less-snacking-more-calories&amp;channel=pilihan" title="Obesitas = Less Snacking, More Calories" target="_blank"><font color="#0000ff"><strong>Obesitas = Less Snacking, More Calories</strong></font></a><br />
<br />
<a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/camilan-terbaik-di-malam-hari&amp;channel=pilihan" title="Camilan Terbaik di Malam Hari" target="_blank"><font color="#0000ff"><strong>Camilan Terbaik di Malam Hari</strong></font></a><br />
<br />
<a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/3-camilan-sehat-untuk-jantung&amp;channel=pilihan" title="3 Camilan Sehat Untuk Jantung" target="_blank"><font color="#0000ff"><strong>3 Camilan Sehat untuk Jantung</strong></font></a><br />
<br />
<a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/langsing-berkat-makeovers-camilan&amp;channel=pilihan" title="Langsing Berkat Makeovers Camilan" target="_blank"><font color="#0000ff"><strong>Langsing Berkat Makeovers Camilan</strong></font></a><br />
<br />
<input id="gwProxy" type="hidden" /><!--Session data--><br />
<input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden" />]]></content:encoded>
	

		<wfw:commentRss>http://www.preventionindonesia.com//article/pinggang-ramping-jantung-pun-sehat</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>

	</item>
	<item>
		<title>Cerai di Usia Muda Lebih Menyakitkan </title>
		<link>http://www.preventionindonesia.com//article/cerai-di-usia-muda-lebih-menyakitkan</link>
		<comments>Cerai di Usia Muda Lebih Menyakitkan </comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2012 14:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Prevention Indonesia</dc:creator>
		<category><![CDATA[]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.preventionindonesia.com//article/cerai-di-usia-muda-lebih-menyakitkan</guid>

		<description><![CDATA[Jangan bahayakan kesehatan kita dengan bercerai, terutama di usia muda.


]]></description>

	
		<content:encoded><![CDATA[<strong>Jangan bahayakan kesehatan kita dengan bercerai, terutama di usia muda.<br />
</strong><br />
<br />
<!--more--><br />
<table border="2" height="93" width="328" align="right"> <tbody><br />
<tr><br />
<td> <img src="http://paseban.gramediamajalah.com/ngatimin3/files/article/photo/66839_divorce.jpg" border="0" height="235" width="346" /></td><br />
</tr><br />
</tbody></table><br />
Studi yang dilakukan oleh Michigan State University membuktikan hal tersebut. Bercerai di usia muda ternyata lebih membahayakan kesehatan ketimbang bercerai di usia yang lebih matang.<br />
<br />
Peneliti Hui “Cathy” Liu memperhatikan informasi kesehatan 1.282 partisipan selama 15 tahun. Ia menganalisis perbedaan kesehatan fisik antara mereka yang tetap menikah sepanjang penelitian dan mereka yang akhirnya memilih untuk menyudahi perkawinannya.<br />
<br />
Liu menemukan hasil yang cukup mengejutkan. Mereka yang bercerai di usia 35-44 tahun cenderung memiliki problem kesehatan pada masa mendatang ketimbang mereka yang bercerai di atas usia 44 tahun.<br />
<br />
“Hasil penelitian ini mengindikasikan orang yang berusia lebih tua mungkin lebih siap menghadapi stres yang ditimbulkan akibat perceraian dibanding mereka yang masih muda,” papar Liu ini mengenai hasil penelitiannya yang dipublikasikan dalam jurnal <em>Social Science &amp; Medicine</em>.<br />
<br />
Secara keseluruhan, studi ini menemukan mereka yang mengalami transisi pernikahan ke perceraian mengalami penurunan kesehatan yang lebih cepat ketimbang mereka yang tetap berada dalam biduk perkawinan.<br />
<br />
“Hal ini menunjukkan bukan status menikah atau bercerai yang berdampak pada kesehatan, namun proses transisi dari menikah ke perpisahan itulah yang membuat stres serta memperburuk kondisi kesehatan,” jelas assistant professor of Sociology ini.<br />
<br />
Menilik hasil penelitian ini, tak ada salahnya kita mulai memperbaiki hubungan dengan pasangan. Bangun kembali komunkasi dan keintiman dengannya dan hasilkan pernikahan yang langgeng dan bahagia serta jauh dari stres. <strong>(Grace Natali)</strong><br />
<br />
<strong>Baca juga:</strong><br />
<br />
<a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/jejak-perceraian-pada-status-kesehatan&amp;channel=pilihan" title="Jejak Perceraian pada Status Kesehatan" target="_blank"><font color="#ff0000"><strong>Jejak Perceraian pada Status Kesehatan</strong></font></a><br />
<br />
<a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/sering-berdebat-bisa-mengancam-kesehatan&amp;channel=pilihan" title="Saling Berdebat Bisa Mengancam Kesehatan" target="_blank"><font color="#ff0000"><strong>Saling Berdebat Bisa Mengancam Kesehatan</strong></font></a><br />
<br />
<a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/6-janji-yang-membuat-hubungan-kian-rekat&amp;channel=pilihan" title="6 Janji yang Membuat Hubungan Kian Erat" target="_blank"><font color="#ff0000"><strong>6 Janji yang Membuat Hubungan Kian Erat</strong></font></a><br />
<br />
<a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/mengembalikan-kehangatan-cinta&amp;channel=pilihan" title="Mengembalikan Kehangatan Cinta" target="_blank"><font color="#ff0000"><strong>Mengembalikan Kehangatan Cinta</strong></font></a><br />
<br />
<a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/membuka-kunci-keharmonisan-keluarga&amp;channel=pilihan" title="Membuka Kunci Keharmonisan Keluarga" target="_blank"><font color="#ff0000"><strong>Membuka Kunci Keharmonisan Keluarga</strong></font></a><br />
<br />
<input id="gwProxy" type="hidden" /><!--Session data--><br />
<input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden" />]]></content:encoded>
	

		<wfw:commentRss>http://www.preventionindonesia.com//article/cerai-di-usia-muda-lebih-menyakitkan</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>

	</item>
	<item>
		<title>Sehatnya Jatuh Cinta</title>
		<link>http://www.preventionindonesia.com//article/sehatnya-jatuh-cinta</link>
		<comments>Sehatnya Jatuh Cinta</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 22:42:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Prevention Indonesia</dc:creator>
		<category><![CDATA[]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.preventionindonesia.com//article/sehatnya-jatuh-cinta</guid>

		<description><![CDATA[Tak hanya membuat dunia terasa indah, cinta juga bisa membuat kita lebih sehat. Tidak percaya?

]]></description>

	
		<content:encoded><![CDATA[<strong>Tak hanya membuat dunia terasa indah, cinta juga bisa membuat kita lebih sehat. Tidak percaya?</strong><br />
<br />
<!--more--><br />
<table border="2" height="109" width="309" align="right"> <tbody><br />
<tr><br />
<td><br />
<p style="text-align: center"><img src="http://paseban.gramediamajalah.com/ngatimin3/files/article/photo/66866_stockxpertcom_id1413011_size2.jpg" border="0" height="563" width="378" /></p><br />
</td><br />
</tr><br />
</tbody></table><br />
<em>Who doesn't love being in love?</em> Jatuh cinta adalah pengalaman termanis yang setiap orang bisa rasakan. Mulai dari denyut jantung yang tiba-tiba berdebar kencang ketika si ‘dia’ dekat, atau selalu mencari berbagi cara untuk selalu bisa dekat dengannya. Perasaan jatuh cinta memang mampu menyihir dunia kita terasa begitu indah.<br />
<br />
Tapi tahukah, kalau ternyata cinta juga bisa memberikan manfaat bagi kesehatan kita. Mari lihat apa saja yang cinta bisa berikan untuk kita:<br />
<br />
<strong><font color="#ff0000">Cinta adalah sahabat jantung.</font></strong><br />
<br />
Saat berbicara dengan seseorang yang membuat kita tertarik, otak akan mengirimkan dorongan ke jantung untuk berdenyut 3 kali lebih cepat dari kondisi normal. Kondisi ini akan tingkatkan asupan darah ke seluruh bagian tubuh, khususnya pipi dan organ seksual, yang nantinya memberikan sensasi seperti ada kupu-kupu yang bernari-nari di perut.<br />
<br />
Sebuah studi yang dilakukan oleh University of North Carolina menemukan pasangan yang menghabiskan banyak waktu untuk berkontak fisik, seperti berpelukan dan berkomunikasi satu dengan yang lain, memiliki kadar hormon ‘cinta’ oksitosin lebih banyak. Plus, para wanita juga akan mendapatkan bonus ekstra yaitu penurunan tekanan darah. <em>Yuk</em>, sehatkan jantung dengan berikan pelukan hangat untuk orang terkasih hari ini.<br />
<br />
<strong><font color="#ff0000">Cinta membuat kita semakin pintar.</font></strong><br />
<br />
Perasaan jatuh cinta akan menimbulkan efek tenang pada tubuh dan pikiran dengan meningkatkan pertumbuhan saraf.  Zat yang mirip hormon ini akan membantu pemulihkan sistem saraf dan meningkatkan daya ingat dengan memicu pertumbuhan sel otak yang baru.<br />
<br />
<font color="#ff0000"><strong>Cinta bantu melawan kanker dan kuatkan imunitas.</strong></font><br />
<br />
Sebuah studi terbaru dari University of Iowa menemukan para pasien kanker ovarium yang memiliki hubungan personal yang kuat dan erat, memiliki lebih banyak aktivitas sel darah putih yang kuat di sekitar tumor mereka, ketimbang pasien yang tidak memiliki hubungan yang erat. Sel darah putih berfungsi sebagai pembunuh sel kanker dan menjadi bagian dari sistem kekebalan tubuh. Sikap mencintai dan dicintai akan menetralkan emosi negatif yang bisa mengganggu sistem imun, endokrin dan fungsi kardiovaskular.<br />
<br />
<font color="#ff0000"><strong>Cinta buat kita panjang umur.</strong></font><br />
<br />
Studi menemukan sikap menutup diri dari kehidupan sosial bisa meningkatkan risiko kematian muda hingga 5 kali lipat. Perasaan ‘terikat’ adalah hal yang penting dalam menjaga kesehatan. Mencintai, memberikan perhatian dan bantuan pada orang lain mampu meningkatkan sistem kekebalan, memperpanjang umur, plus menjauhkan kita dari depresi.<br />
<br />
<font color="#ff0000"><strong>Cinta mampu turunkan kadar kolesterol.</strong></font><br />
<br />
Sedang suka dengan seseorang? Katakanlah segera! Menyatakan perasaan cinta atau sayang kita pada seseorang bisa menurunkan kadar kolesterol. Studi di Human Communication Research menemukan orang yang menulis perasaan cinta atau sayang mereka pada teman, saudara atau pasangan, memiliki kadar kolesterol yang lebih sedikit ketimbang relawan yang tidak melakukannya.<br />
<br />
<font color="#ff0000"><strong>Cinta membuat kita awet muda.</strong></font><br />
<br />
Tidak perlu produk <em>anti-aging</em> yang mahal untuk bisa tampil awet muda. Cukup warnai hari-hari kita dengan cinta. Endorphin yang diproduksi tubuh saat jatuh cinta akan tingkatkan peredaran darah ke kulit. Hasilnya kulit menjadi lebih lembut, halus dan menekan timbulnya kerutan. Peningkatan pasokan makanan dan oksigen ke sel kulit saat jatuh cinta, juga memberikan bonus rona merah dan bersinar.<br />
<br />
Jangan pernah takut untuk jatuh cinta. Saatnya nyatakan perasaan kita pada orang tersayang dan nikmati manfaat sehatnya segera! <strong>(Astrid Anastasia)<br />
</strong><br />
<br />
<input id="gwProxy" type="hidden" /><!--Session data--><strong><br />
Baca juga:</strong><a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/cara-sehat-tingkatkan-kualitas-bercinta&amp;channel=prevention" title="cara sehat tingkatkan kualitas bercinta" target="_blank"><font color="#ff0000"><strong>Cara Sehat Tingkatkan Kualitas Bercinta 					</strong></font></a><a href="http://preventionindonesia.com/article.php?name=/bahasa-cinta-ibu-dan-anak-perempuan&amp;channel=pilihan" title="bahasa cinta ibu dan anak perempuan" target="_blank"><font color="#ff0000"><strong>Bahasa Cinta Ibu dan Anak Perempuan  </strong></font></a><br />
<br />
<a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/cerita-otak-tentang-cinta" title="cerita otak tentang cinta" target="_blank"><font color="#ff0000"><strong> 		 Cerita Otak Tentang Cinta</strong></font></a><br />
<br />
<a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/indahnya-jatuh-cinta&amp;channel=health%2Fhealthy_relationships" title="indahnya jatuh cinta" target="_blank"><font color="#ff0000"><strong> 		 </strong></font></a><font color="#ff0000"><strong><a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/indahnya-jatuh-cinta&amp;channel=pilihan" title="Indahnya Jatuh Cinta" target="_blank">Indahnya Jatuh Cinta</a>  </strong></font><br />
<br />
<a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/nyalakan-gairah-cinta-dalam-5-menit&amp;channel=prevention" title="nyalakan gairah mesra bersama pasangan" target="_blank"><font color="#ff0000"><strong>Nyalakan Gairah Cinta dalam 5 Menit!</strong></font></a><br />
<br />
<input id="gwProxy" type="hidden" /><!--Session data--><br />
<input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden" /> <input id="gwProxy" type="hidden" /><!--Session data--> <input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden" />]]></content:encoded>
	

		<wfw:commentRss>http://www.preventionindonesia.com//article/sehatnya-jatuh-cinta</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>

	</item>
	<item>
		<title>Cinta Bisa Bikin Stres</title>
		<link>http://www.preventionindonesia.com//article/cinta-bisa-bikin-stres</link>
		<comments>Cinta Bisa Bikin Stres</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 18:21:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Prevention Indonesia</dc:creator>
		<category><![CDATA[]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.preventionindonesia.com//article/cinta-bisa-bikin-stres</guid>

		<description><![CDATA[Hubungan romantis ternyata terbukti bisa berdampak pada mood dan kesehatan kedua pasangan yang menjalaninya.


]]></description>

	
		<content:encoded><![CDATA[<strong>Hubungan romantis ternyata terbukti bisa berdampak pada <em>mood </em>dan kesehatan kedua pasangan yang menjalaninya.<br />
</strong><br />
<br />
<!--more--><br />
<table border="2" height="94" width="310" align="right"> <tbody><br />
<tr><br />
<td><br />
<p style="text-align: center"><img src="http://paseban.gramediamajalah.com/ngatimin3/files/article/photo/66837_mind-news01_2a.jpg" border="0" height="172" width="260" /></p><br />
</td><br />
</tr><br />
</tbody></table><br />
Cinta itu menyenangkan. Cinta itu juga terkadang menyakitkan. Bagaimanapun kita mendefinisikan arti dan filosofi cinta, sebuah penelitian yang dipresentasikan dalam rapat tahunan Society for Personality and Social Psychology menyebutkan cinta memainkan peran penting dalam kesehatan hubungan serta pasangan yang menjalani hubungan jangka panjang.<br />
<br />
Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Utah ini memperlihatkan bagaimana masing-masing individu yang terlibat dalam hubungan akan saling mempengaruhi <em>mood </em>dan fungsi fisik pasangan. Ada 34 pasangan yang terlibat dalam studi ini. Kesemuanya dipisahkan dari pasangan masing-masing selama 4-7 hari. Selama masa tersebut, mereka hanya dapat berkomunikasi melalui telepon.<br />
<br />
Peneliti melacak data kesehatan para pasangan sebelum, saat, dan setelah penelitian berlangsung. Pelacakan ini termasuk meneliti saliva masing-masing pasangan untuk mengetahui kadar kortisol atau hormon yang berhubungan dengan stres.<br />
<br />
Pada akhir penelitian, ditemukan bahwa pemisahan secara fisik meningkatkan level kortisol. Hal ini pun berdampak negatif pada kualitas tidur dan level interaksi positif antara kedua belah pihak.<br />
<br />
Sebisa mungkin milikilah waktu bersama untuk bercengkrama akrab dengan pasangan. Luangkan waktu bersama dan dapatkan hubungan yang berkualitas dan bebas stres. <strong>(Grace Natali)</strong><br />
<br />
<strong>Baca juga:</strong><br />
<br />
<a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/cerita-otak-tentang-cinta&amp;channel=pilihan" title="Cerita Otak tentang Cinta" target="_blank"><strong><font color="#ff0000">Cerita Otak tentang Cinta</font></strong></a><br />
<br />
<a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/the-power-of-love&amp;channel=pilihan" title="The Power of Love" target="_blank"><font color="#ff0000"><strong>The Power of Love</strong></font></a><br />
<br />
<a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/jatuh-cinta-terlalu-cepat&amp;channel=pilihan" title="Jatuh CInta Terlalu Cepat?" target="_blank"><font color="#ff0000"><strong>Jatuh Cinta Terlalu Cepat?</strong></font></a><br />
<p align="justify"><a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/bahagianya-jatuh-cinta&amp;channel=pilihan" title="Bahagianya Jatuh Cinta" target="_blank"><strong><font color="#ff0000">Bahagianya Jatuh Cinta</font></strong></a></p><br />
<p align="justify"><a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/hormon-cinta-menenangkan-anak-autis&amp;channel=pilihan" title="Hormon Cinta Menenangkan Anak Autis" target="_blank"><font color="#ff0000"><strong>Hormon Cinta Menenagkan Anak Autis</strong></font></a></p><br />
<p align="justify"><a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/mari-menghangatkan-cinta&amp;channel=pilihan" title="Mari Menghangatkan Cinta" target="_blank"><font color="#ff0000"><strong>Mari Menghangatkan Cinta</strong></font></a></p><br />
<br />
<input id="gwProxy" type="hidden" /><!--Session data--> <input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden" /> <input id="gwProxy" type="hidden" /><!--Session data--><br />
<input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden" />]]></content:encoded>
	

		<wfw:commentRss>http://www.preventionindonesia.com//article/cinta-bisa-bikin-stres</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>

	</item>
	<item>
		<title>Bye-Bye Sore Throat </title>
		<link>http://www.preventionindonesia.com//article/byebye-sore-throat</link>
		<comments>Bye-Bye Sore Throat </comments>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 12:09:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Prevention Indonesia</dc:creator>
		<category><![CDATA[]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.preventionindonesia.com//article/byebye-sore-throat</guid>

		<description><![CDATA[Dua peredam alami untuk redakan sakit tenggorokan.


]]></description>

	
		<content:encoded><![CDATA[<strong>Dua peredam alami untuk redakan sakit tenggorokan.<br />
</strong><br />
<br />
<!--more--><br />
<table border="2" height="93" width="312" align="right"> <tbody><br />
<tr><br />
<td><br />
<p style="text-align: center"><img src="http://paseban.gramediamajalah.com/ngatimin3/files/article/photo/66825_stockxpertcom_id419593_2.jpg" border="0" height="198" width="296" /></p><br />
</td><br />
</tr><br />
<tr><br />
<td align="center"><strong>Foto: Stockxpert</strong></td><br />
</tr><br />
</tbody></table><br />
Udara dingin, flu, dan memaksa diri untuk berteriak pada cuaca seperti ini bisa menyebabkan peradangan pada tenggorokan. Kalau sudah terjadi, rasanya tenggorokan jadi sakit dan sangat mengganggu. Kita pun jadi terpengaruh untuk buru-buru mencari obat peredam sakit tenggorokan. Hanya saja sebelum melakukannya, Benjamin Asher, MD, PC, anggota Committee on Complementary and Integrative di American of Otolaryngology-Head and Neck Surgery menyarankan untuk menggunakan pengobatan alami terlebih dahulu.<br />
<br />
“Obat alami merupakan penyembuh terbaik bagi sakit tenggorokan,” paparnya. Lebih Lanjut, Asher mengatakan kebanyakan dari obat alami ini bisa diracik sendiri di rumah. Jadi, tunggu apalagi? <em>Yuk,</em> buat ramuannya sekarang<br />
<br />
<strong><font color="#008000">1. Madu + Lemon</font><br />
</strong><br />
<br />
Obat standar untuk menghangatkan tenggorokan adalah dengan mencampurkan sesendok makan madu ke dalam air hangat dengan lemon. “Hal ini bisa melapisi tenggorokan,” tambah Dr. Asher. Pelapisan dibutuhkan untuk meredakan iritasi yang terjadi.<br />
<br />
<strong><font color="#008000">2. Air Garam atau Ramuan Licorice</font><br />
</strong><br />
<br />
Berkumur dengan air garam bisa mengurangi rasa sakit tenggorokan yang disebabkan iritasi oleh udara kering atau alergi. Selain itu, sebuah studi yang dilakukan di India menemukan pasien pasca operasi saluran pernapasan yang berkumur campuran 1 sendok makan licorice dengan 227 gram air, terbukti bisa mengurangi sakit tenggorokan yang mereka alami. Hal ini jika dibandingkan dengan pasien yang hanya berkumur dengan air biasa. Selain untuk kumur, campuran licorice ini juga bisa diminum.  <strong>(Grace Natali)</strong><br />
<br />
<strong>Baca juga:</strong><br />
<br />
<a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/pereda-batuk-alami&amp;channel=pilihan" title="Pereda Batuk Alami" target="_blank"><strong><font color="#800080">Pereda Batuk Alami</font></strong></a><br />
<br />
<a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/cuka-apel-si-penyelamat-super&amp;channel=pilihan" title="Cuka Apel si Penyelamat Super" target="_blank"><font color="#800080"><strong>Cuka Apel si Penyelamat Super</strong></font></a><br />
<br />
<a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/redakan-panas-dalam-dengan-bawang&amp;channel=pilihan" title="Redakan Panas Dalam dengan Bawang" target="_blank"><font color="#800080"><strong>Redakan Panas Dalam dengan Bawang</strong></font></a><br />
<br />
<a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/3-makanan-peredam-heartburn&amp;channel=pilihan" title="3 Makanan Peredam Heartburn" target="_blank"><font color="#800080"><strong>3 Makanan Peredam Heartburn</strong></font></a><br />
<br />
<a href="http://www.preventionindonesia.com/article.php?name=/tip-mengembalikan-kesegaran-napas&amp;channel=pilihan" title="tip Mengembalikan Kesegaran Napas" target="_blank"><font color="#800080"><strong>Tip Mengembalikan Kesegaran Napas</strong></font></a><br />
<br />
<input id="gwProxy" type="hidden" /><!--Session data--> <input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden" /> <input id="gwProxy" type="hidden" /><!--Session data--><br />
<input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden" /> <input id="gwProxy" type="hidden" /><!--Session data--> <input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden" /> <input id="gwProxy" type="hidden" /><!--Session data--><br />
<input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden" /> <input id="gwProxy" type="hidden" /><!--Session data--> <input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden" /> <input id="gwProxy" type="hidden" /><!--Session data--><br />
<input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden" />]]></content:encoded>
	

		<wfw:commentRss>http://www.preventionindonesia.com//article/byebye-sore-throat</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>

	</item>
</channel>
</rss>

