Proses penuaan memang akan berlangsung alami. Tapi ada faktor-faktor yang membuatnya terjadi lebih dini. Dan sebagian besar faktor-faktor pemicu ini sebenarnya bisa kita hindari.

Pertambahan usia membuat kulit kita menjadi lebih tipis, kering, dan tak elastis. Inilah yang kemudian membuat kulit kehilangan kemampuannya untuk bebas dari kerusakan. Dari sinilah awal terbentuknya kerutan yang jika dibiarkan akan mengganggu penampilan kita.
Belum lagi ketika kita terlalu sering terpapar faktor-faktor pemicu, kerutan wajah akan datang tanpa diundang. Jadi lebih baik bila kita berkenalan dengan “pengundang” kerutan agar mengerti apa yang harus dilakukan untuk menghindarinya.
• Rokok : Para ahli sepakat, ada hubungan antara rokok dengan percepatan proses penuaan kulit. Tak hanya asap rokok, nikotin yang dihisap membuat aliran darah ke kulit berkurang. Ketika aliran darah berkurang, kulit pun kekurangan nutrisi. Inilah yang kemudian membuat regenerasi sel-sel kulit tak berjalan sempurna yang diikuti dengan munculnya kerutan-kerutan di kulit kita. Cara menghindari : Jangan menjadi perokok aktif dan pasif.
• Genetik : Pada orang-orang tertentu, munculnya kerutan lebih cepat ternyata diwariskan. Maka apabila riwayat ini ada dalam “pohon keluarga” kita, kemungkinan besar kerutan akan terbentuk sebelum waktunya. Untuk kasus ini, cukup sulit untuk mencari jalan keluarnya, tapi kita bisa menjaga agar kulit tidak kekeringan dengan selalu menggunakan pelembap.
• Kulit terlalu putih : Mungkin kita pernah mendengar, kulit yang berwarna lebih gelap akan terlihat awet muda lebih lama. “Sebabnya, melamin orang yang berkulit gelap lebih banyak dan padat,” ucap dr. Retno IS Tranggono, cosmeto dermatologist PT. Ristra Indolab, saat memaparkan mengenai Cosmeceutical for Ethnic Skin in the Tropic pada acara kunjungan studi mahasiswa Sudan beberapa waktu lalu di Jakarta. Melamin, selain sebagai pigmen kulit juga berfungsi melindungi kulit dari radiasi ultraviolet. Cara menghindari : Bagi Retno, baik pemilik kulit putih atau gelap, tetap memerlukan krim tabir surya untuk menghalau serangan ultraviolet A dan B.
• Paparan sinar : Sinar ultraviolet, khususnya ultraviolet A dapat dengan leluasa menembus kulit hingga kolagen. Ketika kolagen rusak, maka kulit kita kehilangan pelindungnya. Cara menghindari : Jangan lupa menggunakan krim tabir surya setiap kali ke luar rumah. (Siagian Priska)
Artikel Terkait :
Tetap Cantik di Bawah Sengatan Matahari
Cara Sederhana Melawan Kerutan Wajah





