Sebelum memasuki menopause, wanita akan mengalami satu periode transisi hormon yang oleh tubuh ditandai dengan hot flashes. Ada sebanyak75 persen wanita yang mengalami perasaan tidak enak ini. Tapi sebenarnya kita hanya butuh melakukan olahraga jalan untuk meredam "semburan panas" ini.
Hot flashes adalah simtom yang ditandai dengan peningkatan aliran darah di dalam pembuluh darah wajah, leher, dada, dan punggung. Biasanya gejala ini diikuti dengan kulit wajah yang memerah dan disertai keringat yang berlebih selama 30 detik – 5 menit. Ada beberapa faktor juga yang menjadi pemicu terjadinya hot flashes, seperti lingkungan yang panas, makan pedas, alkohol, kafein, dan stress.
Selain menghindari faktor pemicu di atas, mari kecilkan simtom hot flashes dengan rutin berjalan kaki. Sebuah penelitian dilakukan terhadap wanita usia 42-58 tahun yang jarang berolahraga . Hasilnya, wanita yang melakukan aktivitas fisik sedang (seperti berjalan kaki) selama 3 jam setiap minggu, ternyata merasa lebih bahagia dan percaya diri pada tubuh mereka selama kurun waktu 2 tahun. Mereka juga mengalami penurunan simtom hot flashes dan berkeringat saat malam hari.
Kenapa bisa begitu? Satu penjelasan yang pasti, berolahraga akan meningkatkan kadar kelenjar endorphin. Dan kondisi ini akan membuat kita lebih tenang serta berpengaruh pada kemampuan kita dalam mengatur suhu tubuh.
25 : Adalah menit yang kita butuhkan untuk berolahraga setiap hari yang dapat meningkatkan suasana hati dan rasa percaya diri. (Astrid Anastasia)
Artikel terkait :
Berjalanlah Saat Transisi Hormon
Makin Tua Makin Langsing Berkat Jalan Kaki
Jalan Kaki : Olahraga Seumur Hidup





